Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 September 2011

Sejarah Teh Botol Sosro

Bottling Teh Botol Sosro


Seiring dengan perkembangan bisnis perusahaan, maka sejak Tanggal 27 November 2004, PT SINAR SOSRO dan PT GUNUNG SLAMAT bernaung dibawah perusahaan induk (holding company) yakni PT ANGGADA PUTRA REKSO MULIA (Grup Rekso) yang berkantor Pusat di :

Gedung Graha Rekso
Jl. Boulevard Artha Gading Kav A1
Sentra Bisnis Artha Gading –
Kelapa Gading - Jakarta Utara, 14240

Kantor Pusat Teh Botol Sosro ( Keren )
PT. SINAR SOSRO
Berdiri pada tahun 1974, PT SINAR SOSRO merupakan perusahaan minuman teh siap minum dalam kemasan botol yang pertama di Indonesia dan di dunia.

Dasar atau Filosofi PT. Sinar Sosro adalah Niat Baik yang di jabarkan dalam 3K dan RL yakni :

Peduli terhadap KUALITAS
Peduli terhadap KEAMANAN
Peduli terhadap KESEHATAN
Serta RAMAH LINGKUNGAN




Keterangan untuk produk PT. Sinar Sosro :




Teh botol Sosro menggunakan bahan baku : air, gula industri dan teh hijau yang dicampur dengan bunga melati dan bunga gambir (dikenal dengan teh wangi).
Teh Botol Sosro
Teh botol Sosro menggunakan bahan baku : air, gula industri dan teh hijau yang dicampur dengan bunga melati dan bunga gambir (dikenal dengan teh wangi).
Fruit Tea
Fruit Tea menggunakan bahan baku yakni : air, gula industri, teh hitam dan konsentrat sari buah asli.
Joy Tea
Joy Tea Green menggunakan bahan baku : air, gula industri dan teh hijau.
Teh Celup Sosro
TEH CELUP SOSRO
Teh Celup Sosro merupakan produk teh siap saji yang dihasilkan oleh PT. GUNUNG SLAMAT (sister company dari PT. Sinar Sosro) dengan varian produknya antara lain adalah:

Teh Celup Sosro isi 5, 10, 15, 30, 50 dan 100 sachet
Teh Celup Sosro kemasan Batik isi 25 sachet dengan pilihan Teh Hitam (Black Tea), Teh Hijau (Green Tea), dan Teh Melati (Jasmine Tea)

All Products
Happy Jus
Country Choice
Tebs
S-Tee
Prim-A
Bahan baku teh untuk produk-produk PT. SINAR SOSRO disuplai oleh PT. GUNUNG SLAMAT, sedangkan bahan baku teh tersebut dikelolah oleh PT. AGRO PANGAN selaku sister company. Bahan baku teh untuk PT. Sinar Sosro berasal dari:

Perkebunan Teh Gunung Rosa di Cianjur
Perkebunan Teh Gunung Manik di Cianjur
Perkebunan Teh Gunung Cempaka di Cianjur
Perkebunan Teh Gunung Satria di Garut
Perkebunan Teh Daerah Neglasari di Garut
Perkebunan Teh Daerah Cukul di Pangalengan
Perkebunan Teh Daerah Sambawa di Tasikmalaya

 Peta


Kesegaran, rasa serta higinitas dari produk menjadi salah satu konsentrasi PT. SINAR SOSRO dalam menghasilkan produk-produk yang berkualitas.
PT. SINAR SOSRO berkantor pusat di :
Gedung Graha SOSRO
Jl. Sultan Agung Km. 28 Kelurahan Medan Satria Bekasi 17132



SOSRO merupakan pelopor produk teh siap minum dalam kemasan yang pertama di Indonesia. Nama SOSRO diambil dari nama keluarga pendirinya yakni SOSRODJOJO.

Tahun 1940, Keluarga Sosrodjojo memulai usahanya di sebuah kota kecil bernama Slawi di Jawa Tengah. Pada saat memulai bisnisnya, produk yang dijual adalah teh kering dengan merek Teh Cap Botol dimana daerah penyebarannya masih di seputar wilayah Jawa Tengah.

Tahun 1953, Keluarga Sosrodjojo mulai memperluas bisnisnya dengan merambah ke ibukota Jakarta untuk memperkenalkan produk Teh Cap Botol yang sudah sangat terkenal di daerah Jawa Tengah.

Pendirinya nih... ( Generasi Pertama Kel. Sosrodjojo )


Tahun 1953, Keluarga Sosrodjojo mulai memperluas bisnisnya dengan merambah ke ibukota Jakarta untuk memperkenalkan produk Teh Cap Botol yang sudah sangat terkenal di daerah Jawa Tengah.

Perjalanan memperkenalkan produk Teh Cap Botol ini dimulai dengan melakukan strategi CICIP RASA (product sampling) ke beberapa pasar di kota Jakarta.

Awalnya, datang ke pasar-pasar untuk memperkenalkan Teh Cap Botol dengan cara memasak dan menyeduh teh langsung di tempat. Setelah seduhan tersebut siap, teh tersebut dibagikan kepada orang-orang yang ada di pasar. Tetapi cara ini kurang berhasil karena teh yang telah diseduh terlalu panas dan proses penyajiannya terlampau lama sehingga pengunjung di pasar yang ingin mencicipinya tidak sabar menunggu.

Cara kedua, teh tidak lagi diseduh langsung di pasar, tetapi dimasukkan kedalam panci-panci besar untuk selanjutnya dibawa ke pasar dengan menggunakan mobil bak terbuka. Lagi-lagi cara ini kurang berhasil karena teh yang dibawa, sebagian besar tumpah dalam perjalanan dari kantor ke pasar. Hal ini disebabkan pada saat tersebut jalanan di kota Jakarta masih berlubang dan belum sebagus sekarang.
Akhirnya muncul ide untuk membawa teh yang telah diseduh di kantor, dikemas kedalam botol yang sudah dibersihkan. Ternyata cara ini cukup menarik minat pengunjung karena selain praktis juga bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu menunggu tehnya dimasak seperti cara sebelumnya.

Pada tahun 1969 muncul gagasan untuk menjual teh siap minum (ready to drink tea) dalam kemasan botol, dan pada tahun 1974 didirikan PT SINAR SOSRO yang merupakan pabrik teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia dan di dunia.

Model botol untuk kemasan Tehbotol Sosro mengalami tiga kali perubahan yakni :

1. Botol Versi I
Dikeluarkan pada tahun 1970 dengan merek TEHCAP BOTOL SOFT DRINK SOSRODJOJO.

2. Botol Versi II
Dikeluarkan pada tahun 1972 dengan merek TEH CAP BOTOL (dengan penulisan ”CAP” lebih kecil, sehingga orang lebih membaca TEH BOTOL), selain itu Penulisan Soft Drink dihilangkan, dan tulisan TEH BOTOL diganti dengan warna merah putih yang menggambarkan produk asli Indonesia. Penulisan Sosrodjojo juga disingkat menjadi SOSRO dalam logo bulat merah.

3. Botol Versi III
Pada tahun 1974, terjadi perubahan design botol yang ke-III. Design botolnya tidak seperti botol versi I & II. Dengan bentuk botol yang baru dan perubahan pada penulisan merk TEHBOTOL SOSRO pada kemasannya. Design botol ke-III ini diperkenalkan seiring dengan didirikannya pabrik PT. SINAR SOSRO yang pertama di daerah Cakung, Jakarta.

Bisnis SOSRO sampai dengan saat ini sudah dijalankan oleh tiga Generasi SOSRODJOJO yakni :

* Generasi Pertama (Pendiri Grup Sosro) :
o Bapak Sosrodjojo (Alm.)
* Generasi Kedua
o Bapak Soemarsono Sosrodjojo (Alm.)
o Bapak Soegiharto Sosrodjojo
o Bapak Soetjipto Sosrodjojo
o Bapak Surjanto Sosrodjojo

* Sejak awal tahun 1990, bisnis ini telah mulai dikelola oleh cucu Bapak Sosrodjojo atau dapat juga disebut dengan Generasi Ketiga.

Pengembangan bisnis minuman teh selanjutnya dilakukan oleh dua perusahaan :

* PT. SINAR SOSRO, perusahan yang memproduksi Teh Siap Minum Dalam Kemasan. Produk-produknya adalah Tehbotol Sosro, Fruit Tea Sosro, Joy Tea Green Sosro, TEBS, Happy Jus, dan Air Minum Prim-A.
* PT. GUNUNG SLAMAT, perusahaan yang memproduksi Teh Kering Siap Saji. Produk-produknya adalah Teh Celup Sosro, Teh Cap Botol, Teh Poci, Teh Terompet, Teh Sadel, Teh Sepatu dan Teh Berko, PT. GUNUNG SLAMAT mendapatkan penghargaan sebagai Top Brand Award 2008 untuk kategori Teh Celup.




Terakhir Generasi Pemimpin Sosro


Sumber :
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9324268 ( Hot Thread )

Jumat, 19 Agustus 2011

10 Makanan Indonesia Yang Paling Digemari Turis Asing





10.     Siomay

9.     Nasi Goreng


8.     Nasi Kuning


7.     Pecel Lele


6.     Gudeg


5.     Ketoprak


4.     Bakso


3.     Soto Ayam



2.     Sate Kambing


1.     Gado - Gado



Rabu, 17 Agustus 2011

Tim Nasional Indonesia Selangkah Lagi Dapatkan Sergio Van Dijk





Pemain blasteran Belanda-Indonesia ini sudah sejak lama ingin bergabung ke dalam skuad timnas. Namun langkahnya menuju Senayan selalu terhambat. Masalah kewarganegaraan ganda menjadi kendala, tapi di sisi lain Rahim Soekasah yang menjabat ketua BTN tahun lalu tak pernah menelusuri ambisi Sergio, sama halnya dengan pelatih timnas kala itu, Benny Dolo.

Timnas pun melempem ketika gagal mencapai Piala Asia untuk pertama kalinya sejak 1992, bahkan skuad U-23 di SEA Games XXV keok di tangan tuan rumah Laos. Alhasil, Bendol dipecat, dan Rahim Soekasah dianggap sebagai figur yang paling bertanggungjawab atas merosotnya prestasi timnas, sehingga PSSI pada April lalu menunjuk Iman Arif sebagai ketua BTN yang baru. Sementara itu di A-League [Liga Utama Australia], Sergio menjadi salah satu topskor dua musim berturut-turut bersama klub Brisbane Roar.

Iman yang juga direktur utama Sekolah Sepakbola Arsenal di Indonesia menginginkan angin perubahan di tubuh timnas. Selain mendukung Alfred Riedl sebagai pelatih baru, Iman juga kembali membuka pintu bagi Sergio untuk bergabung ke timnas.

Menurut rencana, hari ini atau besok Sergio dijadwalkan untuk bertemu dengan Iman, Riedl dan kemungkinan juga wakil ketua umum PSSI Nirwan Dermawan Bakrie.

Sergio tentunya gembira menyambut lampu hijau yang dinyalakan BTN. Kabarnya, Sergio telah mendapat izin dari klub barunya, Adelaide United, untuk segera terbang ke Jakarta sebelum A-League musim 2010/11 dimulai pada 6 Agustus mendatang.

"Saya ingin sekali ke Jakarta dan berharap semuanya berjalan lancar supaya saya masuk tim nasional Indonesia," ujar Sergio saat dihubungi GOAL.com melalui ponsel.

Hal terpenting bagi Sergio adalah masalah kewarganegaraan. Menurut agennya, seharusnya Sergio bisa memperkuat Garuda meskipun warga negaranya adalah Belanda. Ini bisa terjadi lantaran orangtua Sergio berasal dari Indonesia.

"Saya tidak bisa melepas warga negara Belanda karena alasan keluarga. Sebenarnya saya tidak perlu melepasnya. Menurut agen saya yang baru lulus ujian agen pemain FIFA enam bulan lalu, jika seorang pemain memiliki orangtua atau kakek-nenek dari negara lain, ia berhak bermain untuk negara itu," katanya.

"Suatu saat saya ingin pensiun dan kembali ke Belanda, karena inilah keinginan keluarga, dan keluarga adalah prioritas utama," tambahnya.

Apa komentar anda tentang berita ini? Tuliskan komentar anda disini.

Gambaran Jika Piala Dunia 2030 di Indonesia


Logo Piala Dunia 2030

http://faktabukanopini.blogspot.com/

Bola Resmi Piala Dunia

http://faktabukanopini.blogspot.com/

Homekit / Baju Resmi

http://faktabukanopini.blogspot.com/

Stadion Indonesia

http://faktabukanopini.blogspot.com/

Daftar Stadion:
1. Gelora Bung Karno – Jakarta – 88.083 penonton
2. SOR Gedebage – Bandung – 40.000 penonton
3. Stadion Harapan Bangsa – Banda Aceh 40.000 penonton
4. Stadion Palaran – Samarinda – 50.000 penonton
5. Gelora Bung Tomo – Surabaya – 55.000 penonton
6. Stadion Maguwoharjo – Sleman – 40.000 penonton
7. Stadion Nasional – Pekanbaru – 43.923 penonton
8. Stadion Perjiwa – Tenggarong – 35.000 penonton
9. Stadion Sriwijaya (Jakabaring) – Palembang – 40.000 penonton

http://yafi20.blogspot.com/2011/05/gambaran-jika-piala-dunia-2030- di.html#ixzz1VKtRJxHZ

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8401161

Jumat, 18 Februari 2011

Robbie Gaspar ( Persema Malang )


Robert Mark Gašpar[1][2] (born 7 February 1981) is an Australian football (soccer) player for Persema Malang.
An attacking midfielder, Gaspar is a former player of Malaysian side Sabah FA where he played for 2 seasons and in this time he reached the Malaysian cup final. Robert also spent 2 years with the youth team of HNK Hajduk Split but failed to make a first team appearance for the Croatian giants.
Robert is friend of Indonesian boxer, Chris John.

















Robbie Gašpar
Personal information
Full nameRobert Mark Gašpar
Date of birth7 February 1981 (age 30)
Place of birthPerth, Australia
Height1.84 m (6 ft  1⁄2 in)
Playing positionmidfielder
Club information
Current clubPersema Malang
Number23
Youth career
1996–1998
1998–2000
CroatiaHNK Hajduk Split
AustraliaUniversity of Western Australia
Senior career*
YearsTeamApps (Gls)†
2000–2001
2001–2003
2003–2004
2005–2009
2009–
AustraliaSydney Olympic FC
IndonesiaPersiba Balikpapan
MalaysiaSabah FA
IndonesiaPersiba Balikpapan
IndonesiaPersema Malang



?? (2)
39 (7)
* Senior club appearances and goals counted for the domestic league only and correct as of 23 November 2009.
† Appearances (Goals).